Desa Tampelas, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah – Mahasiswa Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya (UPR), melaksanakan kunjungan industri pada 6-7 Desember 2024 di Desa Tampelas. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara UPR, Osaka University, dan PT Rimba Makmur Utama (RMU), dengan fokus utama pada inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengunjungi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pabrik produksi albumin yang sedang dikembangkan di Desa Tampelas. Wakil Dekan III FMIPA UPR, Made Dirgantara, S.Si., M.Si., yang turut hadir, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk melihat penerapan ilmu fisika dalam pengembangan teknologi terapan. "Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya kontribusi ilmu pengetahuan untuk keberlanjutan lingkungan," ungkapnya.
Dari pihak PT RMU, Kepala Zona Kamimpang, Pak Suandy yang akrab disapa Pak Wendy menjelaskan bahwa PLTS merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan akses energi terbarukan di wilayah tersebut. Sementara itu, pabrik albumin dirancang untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan medis dan kesehatan.
Selain kunjungan industri, mahasiswa juga berpartisipasi dalam diskusi dengan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Tampelas. Diskusi ini berfokus pada strategi pengelolaan hutan desa berbasis kearifan lokal yang mendukung keseimbangan ekologis. Ketua LPHD Desa Tampelas Sumber menjelaskan bagaimana masyarakat lokal terlibat aktif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memanfaatkannya secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
“Kami belajar banyak dari LPHD Tampelas tentang bagaimana pengelolaan hutan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal. Hal ini memberikan perspektif baru tentang integrasi ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal,” ujar Darnius salah satu mahasiswa peserta kunjungan.
Kegiatan ini juga melibatkan diskusi interaktif dengan perwakilan dari Osaka University, yang berbagi pengalaman mereka dalam mengembangkan teknologi berbasis lingkungan. Kolaborasi internasional ini diharapkan membuka peluang penelitian dan pengembangan bersama di masa depan.
Kunjungan industri dan diskusi ini mencerminkan komitmen UPR dalam mencetak generasi yang berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat. Desa Tampelas, sebagai lokasi kegiatan, menjadi model integrasi teknologi, kearifan lokal, dan pengelolaan lingkungan yang inspiratif untuk masa depan Kalimantan Tengah yang lebih hijau dan berkelanjutan.